Sudah Habiskan Hampir Rp 5,2 Triliun, Mourinho Sebut Belanja MU Masih Kurang

Laju Berita – Jose Mourinho menyebut Manchester United kurang agresif dalam belanja pemain. Oleh karena itu jarak lebar dengan Manchester City seharusnya cukup wajar.

MU kembali gagal memetik angka penuh usai bermain imbang 2-2 dengan Burnley di Old Trafford, Selasa malam WIB. Setan Merah malah sempat terancam kalah karena tertinggal 0-2 lebih dulu.

Ini jadi kedua kali secara beruntun MU gagal menang. Sebelumnya skuat asuhan Mourinho ini diimbangi 10 pemain Leicester City dengan skor yang sama.

Gagal meraih angka penuh maka potensi untuk makin tertinggal jauh dari City semakin besar. Saat ini MU memang masih di posisi dua, namun baru punya nilai 43 dari 20 pekan.

Sementara City baru akan memainkan laga ke-20 melawan Newcastle United, Kamis dinihari WIB. Jika bisa memenangi partai itu, jumlah poin mereka akan menjadi 58 alias 15 poin lebih banyak dari MU.

Menurut Mourinho, City memang saat ini unggul dalam hal skuat yang besar dan tangguh berkat transfer mereka. Tapi soal sejarah, MU ditegaskannya masih yang terbaik.

Klub besar itu satu hal dan tim sepakbola yang besar itu hal lainnya. Dua hal itu adalah berbeda.

Kami ada di tahun kedua dalam upaya membangun kembali sebuah tim sepakbola yang bukan salah satu tim terbaik di dunia. Manchester City membeli bek sayap dengan harga penyerang. Ketika Anda bicara soal klub besar, Anda bicara soal sejarahnya, tambahnya.

Padahal MU sudah belanja sekitar 286 juta pound sterling – nyaris Rp 5,2 triliun – untuk merekrut pemain sejak Mourinho datang pada 2016 lalu. Pria Portugal itu mengatakan jumlah tersebut belumlah cukup.

Itu tidak cukup. Harga untuk klub-klub besar itu berbeda dengan klub lainnya. Klub dengan sejarah besar, mereka biasanya dihukum harga mahal di bursa transfer karena sejarah mereka, tandasnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*