Semanggi: Ternyata Bukan Bundaran

Laju Berita – Habiburokhman mengira kendaraan yang naik simpang susun bisa putar balik bila salah arah, rupanya tidak. Dia pun nyasar dan harus putar arah di jarak yang cukup jauh.

Kepala Bidang Advokat DPP Partai Gerindra itu menjelaskan, dia pikir simpang susun Semanggi berfungsi seperti bundaran.

Rupanya itu bukan bundaran, Itu cuma jalan nyilang yang bersatu, jadi itu bukan bunderan, kalau Bundaran HI ketika di atas ketika salah bisa berbalik ke arah berikutnya karena ada bundarannya gitu loh, kata Habiburokhman ditemui usai sidang di MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis

Habiburokhman mempertanyakan di mana fungsi simpang susun Semanggi sebagai pengurai kemacetan. Ia justru menilai tanggapan orang terhadap proyek simpang susun ini terlalu berlebihan.

Menurut saya, saya pengguna jalan nggak ngaruh amat, kecil banget terhadap DKI. Jadi biasa saja. Jadi jangan dibuat seolah ini masterpiece mercusuar yang dibangun Ahok, omong kosong, Habiburokhman.

Ali sadikin ada Monas, ada MPR dan lain-lain, nama gedungnya tidak dinamakan Ali Sadikin, ini kok ada usulan menamakan Ahok, ini joke yang keterlaluan,

Habiburokhman melewati simpang susun Semanggi untuk menuju Bundaran HI dari arah Slipi. Padahal, tinggal belok kiri.

Menurut Habiburokhman, jalur menuju Bundaran HI begitu kecil sehingga dia pikir hanya mengarah ke Bendungan Hilir Ia pun memilih jalur satunya yang mengarah naik ke simpang susun Semanggi.

Jadi kan saya mau ke airport, ya kan, ambil dokumen dulu di Menteng, ke kantor. Lalu saya mau ambil ini jalanan kecil banget ke kiri, ungkapnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*