Puja Puji Airlangga untuk Jokowi dan PDIP di Munaslub Golkar

Laju Berita – Presiden Joko Widodo menghadiri acara Munaslub Partai Golkar di JCC Senayan, Jakarta. Ketua Umum Partai Golkar terpilih Airlangga Hartarto pun menilai kehadiran Jokowi sebagai pertanda baik.

Saya ingin memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Jokowi, kata Airlangga saat berpidato acara Munaslub Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Senin malam. Dia memulai pidatonya dengan menyapa seluruh petinggi yang hadir.

Tampak di lokasi, Presiden Jokowi, Wapres JK, Presiden RI ke-3 BJ Habibie, Presiden RI ke-5 yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, dan Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Hadir pula para menteri Kabinet Kerja dan senior partai.

Airlangga memuji Jokowi bersedia hadir di tengah segala kesibukan sebagai presiden. Ini sebuah pertanda baik, ujar Airlangga terkait kehadiran Jokowi.

Selain itu, Airlangga menyinggung filosofi warna kuning Partai Golkar adalah tanaman padi yang menghidupkan. Awalnya, Airlangga menilai warna merah kostum Jokowi dalam acara Rakornas PDIP melambangkan keberanian.

Alangkah gagahnya warna merah, kalau warna merah adalah berani, warna kuning adalah simbol tanaman padi yang menghidupkan manusia, warna kuning adalah simbol kesuburan serta kebesaran rakyat, kata Airlangga.

Sementara itu, Jokowi meminta Partai Golkar untuk solid menjelang Pilkada serentak 2018. Arti solidnya partai Golkar menurut dia kokoh seperti pohon beringin.

Saya mengajak keluarga besar Partai Golkar bersinergi dengan pemerintah. Kerja bersama pemerintah untuk mewujudkan masa keemasan negara kita, Indonesia, ujar Jokowi.

Sekali lagi, Golkar harus solid, Golkar harus utuh seperti pohon beringin, yang berbatang satu yang sangat kokoh, imbuh Jokowi.

Sedangkan, Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie menilai Golkar adalah partai solid meski pun sempat ada gejolak di internal partainya.

Golkar tuh paling hebatlah. Mau ribut-ribut nanti juga bersatu lagi. Itu namanya Golkar, ujar Ical.

Ical menilai Golkar tetap kokoh sampai saat ini dan solid mendukung Airlangga Hartarto sebagai ketum.

Akarnya kuat ke bawah. Begitu angin tertiup, ada beberapa helai daun jatuh, pohonnya tetap kokoh, terang Ical.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*