PKB Mengancam Jokowi

Laju Berita – Kalau Gerindra atau PKS yang melontarkan kritikan tajam ke Presiden Jokowi itu sudah biasa, tapi bagaimana kalau kritik tajam itu justru datang dari partai koalisi pemerintahan? Itu yang saat ini dilakukan PKB, bahkan kritikan tersebut sudah mirip ancaman tak akan ikut mencapreskan Jokowi.

Jelas-jelas Partai Kebangkitan Bangsa adalah bagian dari Koalisi Indonesia Hebat yang ikut mengantar Jokowi memenangkan Pilpres 2014 silam. Sebagai partai pendukung pemerintahan, PKB juga punya sejumlah menteri di pemerintah. Jumlah menteri asal PKB tak bisa dibilang sedikit, mulai Menaker Hanif Dhakiri, Menpora Imam Nahrawi, Menteri Desa PDT Eko Putra Sandjaja, dan Menristekdikti M Nasir yang juga mewakili menteri asal PKB.

Dengan empat kursi menteri di pemerintahan ternyata tak membuat PKB setia kepada Jokowi. PKB seolah menyusul PAN yang sudah lebih dulu coba-coba menawar kebijakan Jokowi soal Perppu Ormas dan UU Pemilu. Setelah PAN seperti diusir keluar dari koalisi oleh sejumlah parpol pendukung Jokowi, pun tak membuat PKB memilih setia.

PKB mengambil tempat sendiri soal kebijakan sekolah delapan jam sehari dari Senin hingga Jumat yang digagas Mendikbud Muhadjir Effendy. PKB terus menyuarakan penolakan, sampai akhirnya muncullah kata-kata ancaman ke Presiden.

Jangan sampai teriakan kita dianggap teriakan biasa, ini teriakan serius. Kalau tidak dituruti presiden, kita ingin katakan bahwa Jokowi sudah tidak berpihak kepada diniyah, Jokowi sudah menipu umat Islam, Jokowi sudah tidak perlu kita pertahankan buat 2019, ujar Wasekjen PKB Maman Imanulhaq di The Acacia Hotel, Jl Kramat, Jakarta Pusat, Senin.

PKB memandang sekolah 8 jam selama 5 hari ini kurang strategis terkait kepentingan umat. Kebijakan yang dikeluarkan melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 ini dianggap mempengaruhi eksistensi Madrasah dan Pondok Pesantren.

Itulah alasan PKB terus menyuarakan penolakan terhadap Permendikbud. Penolakan Permendikbud ini menurut Maman juga soal sejarah perjuangan umat.

Ini perlu, ini soal perjuangan umat Islam, ini soal perjuangan sejarah, ini soal pemihakan terhadap NKRI dan Pancasila, anggota Komisi VIII DPR ini.

Dengan sikap keras PKB melawan kebijakan pemerintah dan pernyataan tega soal nasib pencapresan Jokowi di Pilpres 2019 tersebut, masih pantaskah PKB disebut parpol koalisi pemerintahan?

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*