Pernyataan Soal Prabowo Kadaluarsa Ikut Pilpres 2019 Menimbulkan Kekhawatiran Jokowi

Pernyataan Soal Prabowo Kadaluarsa Ikut Pilpres 2019 Menimbulkan Kekhawatiran Jokowi

Lajuberita- Ketua DPP Partai Gerindra Moh Nizar Zahro nilai, pernyataan pihak Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran yang menyebut Prabowo Subianto sudah kadaluwarsa jika ingin bertarung di Pilpres 2019 merupakan bentuk kepanikan Presiden Joko Widodo.

“Karena, faktanya dari sejumlah survei popularitas dan elektabilitas Prabowo Subianto justru terus meningkat dan mampu mengalahkan presiden (incumbent),” kata Nizar dalam keterangan. Menurut dia, fakta itulah yang membuat gelisah Jokowi yang kemudian beberapa waktu lalu memerintahkan relawannya untuk mulai berkampanye Pilpres 2019, meski tahapan Pilpres 2019 sama sekali belum dimulai.

 photo banner sony_zpsr5adkcro.gif

Menurut ketua umum DPP Satria itu, meningkatnya popularitas dan elektabilitas mantan Danjen Kopassus tersebut sudah barang tentu sangat disadari Jokowi sendiri.Itulah fakta yg menunjukkan bahwa Jokowi sudah menyadari popularitas dan elektabilitasnya menurun drastis sehingga perlu memerintahkan relawannya untuk mencuri start kampanye,” ujar dia.

Sejauh ini, kata dia, Prabowo Subianto masih tenang dan fokus melakukan kerja politiknya dalam mewujudkan demokrasi agar kesejahteraan rakyat tercapai. Jadi sampai saat ini Pak Prabowo belum mau menyinggung soal Pilpres 2019, itu artinya Pak Prabowo sangat percaya diri menghadapi Pilpres 2019 nanti,” pungkasnya.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*