Pasukan Oranye Menteng Disebut Malas-malasan, Ini Kata Koordinator

lajuberita-Memang anak-anak yang di lapangan kita ingatkan untuk istirahat, cuma kalau istirahat cari tempat yang enggak kelihatan warga. Kenapa, karena untuk menghindari persepsi negatif tapi sebelumya harus sudah bersih dulu semuanya mereka boleh istirahat,jelasnya.Koordinator Pasukan Oranye Kelurahan Menteng Dianingsih terus menyemangati pasukannya untuk bekerja dengan giat. Lebih dari itu, ia juga tak lupa mengingatkan agar selalu menjaga kesehatan.

Kita ini mobile semua jadi setelah satu lokasi bersih anak-anak ini bakal pindah ke lokasi berikutnya. Saya sendiri terus menyemangati mereka, jaga kesehatan, stamina kalau sudah bersih istirahat, pasukan oranye terus semangat, kata Dianingsih saat ditemui lajuberita.com di Kelurahan Menteng, Jl Anyer, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 25 juli 2017.

Dianingsih menjelaskan, ada 131 personel Pasukan Oranye yang bekerja untuk membersihkan wilayah Menteng dan sekitarnya. Wilayahnya terbagi dalam beberapa zona dan jalur protokol.

Menteng itu luasnya 244 hectare, ada zona 1-2 itu isinya jalan protokol seperti Imam Bonjol, Diponegoro sampai Bundaran HI. Di sana PPSU yang dari eks persada sudah dari pagi nyapu, karena itu jalan protokol yang sudah harus bersih, tutur Dianingsih.

Tim kedua Pasukan Oranye selanjutnya akan mulai membersihkan jalan-jalan perumahan dan pelosok wilayah Menteng. “Nah tim kedua start pukul 07.00 WIB ke jalan-jalan dalam perumahan sampai ke pelosok-pelosok Menteng,imbuhnya.

Dianingsih mengaku terkejut ketika ketua DPRD DKI Prasetyo Edi mengatakan Pasukan Oranye wilayah Menteng bekerja malas-malasan. Menurutnya, bisa saja saat itu anggota Pasukan Oranye sedang beristirahat.

Kita tetap berikan semangat, jaga kesehatan keselamatan dan kekompakan, kalau sudah nyapu dari pagi sekitar pukul 10.00 WIB mereka bisa istirahat terus lanjut lagi nyapu dan isoma pukul 12an, mulai lagi pukul 13.00 WIB sampai sore. Nah nanti sore kumpul rekap lagi wilayah mana yang masih kotor biar nanti berangkat nyapu lagi,jelas Dianingsih.

Memang anak-anak yang di lapangan kita ingatkan untuk istirahat, cuma kalau istirahat cari tempat yang enggak kelihatan warga. Kenapa, karena untuk menghindari persepsi negatif tapi sebelumya harus sudah bersih dulu semuanya mereka boleh istirahat jelasnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*