Ombudsman Tetapkan 6 Provinsi dengan Pelayanan Publik Terendah

Laju Berita – Ombudsman RI menetapkan 6 provinsi dalam zona merah atau predikat kepatuhan rendah dalam memenuhi standar pelayanan publik. Hal ini dilakukan setelah Ombudsman melakukan survei standar pelayanan publik pada Mei hingga Juli 2017.

Yang kami lakukan adalah melihat ketampakan, melihat ketersediaan dari berbagai item yang seyogyanya ada dan dipersyaratkan oleh undang-undang, kata Komisioner Ombudsman RI Adrianus Meliala di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa.

Enam Pemerintah Provinsi yang masuk zona merah tersebut adalah Papua, Sulawesi Utara, Papua Barat, Maluku Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku. Di daerah tersebut dinilai oleh Ombudsman belum melengkapi persyaratan pelayanan publik yang baik seperti kejelasan waktu pelayanan.

Yang paling banyak itu ada tiga. Pertama adalah ketidakmampuan memastikan waktu pelayanan. Jadi misal kita urus SKCK atau KTP, kita tanya kapan selesainya dia jawab nggak tau, ujar Adrianus.

Berikutnya, ia juga menyatakan dalam survei yang dilakukan Ombudsman menemukan ketiadaan petugas pelayanan di lokasi. Faktor ketiga yang menyebabkan keenam Pemerintah Provinsi tersebut masuk zona merah adalah ketiadaan fasilitas khusus seperti toilet dan jalur untuk penyandang disabilitas serta ruangan untuk ibu menyusui yang tersedia di kantor-kantor pelayanan publik.

Meskipun demikian, Adrianus menyatakan sudah banyak Pemerintah Provinsi yang berupaya memperbaiki pelayanan publiknya. Ia pun menyebut masih banyak Pemerintah Kabupaten/Kota yang belum serius dalam memperbaiki pelayanan publik.

Kalau untuk Kementerian semakin hijau semua. Lembaga juga begitu, Provinsi juga begitu. Yang masih banyak leyeh-leyeh adalah Kabupaten/Kota. Makin ke Timur makin kacau itu. Kalau ada Kabupaten/Kota yang menjadi zona hijau nampaknya lebih kepada motif politik. Motifnya adalah supaya bagaimana menang Pilkada, jadi nggak tulus, ucapnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*