LRT Jabodebek Capai Progres 17%

Laju Berita – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, pagi ini meninjau langsung ke proyek pembangunan kereta api ringan light rail transit/LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi lintasan Cibubur, Jakarta Timur. Luhut didampingi oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dan Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk, Budi Harto.

Dalam kunjungan tersebut, Luhut mendapatkan informasi mengenai kemajuan progres pembangunan kereta api ringan yang ditarget rampung awal 2019 mendatang tersebut.

Direktur Operasi Adhi Karya, Pundjung Setya Brata, mengatakan secara keseluruhan saat ini progres pembangunan LRT tahap pertama tersebut telah mencapai 17%. Rinciannya, rute Cibubur-Cawang 37%, dari Bekasi Timur sampai Cawang 17%, dan dari Cawang ke Dukuh Atas 3%.

Secara kumulatif semua progresnya 17%, kata Pundjung ditemui di lokasi LRT rute Cibubur-Cawang, Jakarta, Jumat.

Mengenai pembebasan lahan, menurutnya saat ini kendala hanya pada area pembangunan Depo yang ada di Bekasi Timur seluas 5 hektar. Sementara untuk area lainnya, dalam minggu ini bakal selesai.

Yang masih sisa itu di Depo, kita hari Senin nanti ada rapat dengan Pemprov Jabar untuk finalisasi pembebasan lahannya. Diharapkan akhir bulan ini selesai.

Adapun pekerjaan pembangunan LRT Jabodebek saat ini seluruhnya telah masuk pada pengerjaan struktur, kecuali lintasan Cawang-Dukuh Atas yang baru dimulai pada tahun ini.

Tahun ini, kita mulai masuk ke track box sama railway system. Tahun depan tahun tersibuk buat kami karena selain sisa struktur yang masih ada, juga ada item track box dan item railway system. Railway system itu isinya misalnya power supply, communication system, signaling system dan lain-lain.

Seperti diketahui, proyek LRT Jabodebek dikerjakan oleh Adhi Karya sebagai kontraktor dan PT Kereta Api Indobesia sebagai investor. Pembangunannya dibagi menjadi dua tahap dengan tiap-tiap tahapan terdiri atas tiga lintas pelayanan. Tahap pertama Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas. Tahap kedua, Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol.

Proyek ini mulai dikerjakan pada akhir 2015 setelah Presiden Joko Widodo melakukan groundbreaking pada 9 September 2015. Lintas layanan LRT tahap pertama akan disambungkan melalui 21 stasiun yang meliputi panjang 42,1 km dan direncanakan akan selesai pada 2019.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*