KPK Tetapkan Hakim dan Panitera PN Bengkulu Jadi Tersangka Suap

Laju berita – KPK menetapkan hakim Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bengkulu, Dewi Suryana, sebagai tersangka. Dia diduga menerima suap karena mengatur vonis suatu perkara korupsi.

 photo banner sony_zpsr5adkcro.gif

Setelah pemeriksaan 1 x 24 jam, KPK melakukan gelar perkara dan disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian hadiah atau janji oleh hakim, kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis.

KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan 3 orang tersangka, kata Basaria menambahkan.

Selain Dewi, KPK juga menetapkan panitera pengganti PN Bengkulu, Hendra Kurniawan, sebagai tersangka. Keduanya disangka menerima suap. Sedangkan, sebagai pemberi suap yaitu berinisial SI.

Suap yang diberikan berkaitan dengan vonis kasus korupsi mantan pejabat teknis Dinas Pendapatan Pengelolahan Keuangan dan Aset Kota Bengkulu Wilson pada tahun 2013. SI merupakan kerabat dari Wilson. Uang suap itu disebut sebesar Rp 125 juta agar Wilson mendapatkan vonis ringan.

Sebagai penerima yaitu Dewi Suryana dan Hendra Kurniawan disangkakan Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1.

Sedangkan, pemberi suap yaitu SI disangkakan Pasal 6 ayat 1 huruf a atau Pasal 6 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*