Grup Saracen Ini Sengaja Menyebar Hoax, Untuk Mengalihkan Kasus Habib Rizieq !!!!!!!

Grup Saracen Ini Sengaja Menyebar Hoax, Untuk Mengalihkan Kasus Habib Rizieq !!!!!!!

Lajuberita – masih dengan kasus grup saracen yang saat ini masih marak – maraknya, dimana grup ini sudah di kasuskan dan sedang dalam pemeriksaan dari pihak polri. Saat ini polri sudah menyatakan keterangan ketua grup facebook sacaren. Pada saat di interogasi jasriadi yang sebagai ketua grup masih mempunyai jawaban yang berbeda – beda saat di tanya berulang kali, dimana salah satu pengakuannya untuk membajak akun vietnam.

 photo banner sony_zpsr5adkcro.gif

“Selalu berubah-ubah, tiga kali bertanya tentang hal yang sama maka tiga kali juga jawabannya berbeda. Termasuk soal bagaimana ia bisa mengambil alih akun Vietnam apakah yang bersangkutan bisa berbahasa Vietnam sehingga akun Vietnam bisa dia kuasai,” kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (30/8/2017). Namun, Martinus memastikan para tersangka memiliki kemampuan untuk mengaktifkan kembali akun yang telah diblokir. Akun yang telah diaktifkan itu lalu digunakan untuk menyebarkan kebencian.

“Akun yang sudah diblokir pun bisa diambil, bisa dia buka dan dia masuk melalui akun akun yang di-hack sendiri,” ujar Martinus.Karena itu, keterangan pelaku akan ditampung terlebih dulu. Keterangan pelaku akan dicocokkan dan diuji dengan fakta yang dimiliki polisi seperti kepemilikan 11 rekening, ekstraksi data hampir 200 gigabyte.

“Kemudian kita melakukan digital forensik jejak digital supaya kita tahu bagaimana komunikasinya, bagaimana terhubung dengan siapa itu tentu yang menjadi catatan-catatan penyidik,” ucapnya.asriadi sebelumnya membantah menyebarkan ujaran kebencian bernuansa isu SARA. Menurutnya, tidak benar mereka memasang tarif hingga puluhan juta rupiah seperti disebut polisi.

Jasriadi juga bercerita soal grup Saracen yang dibentuk pada 2016. Grup itu hanya dibuka beberapa bulan, lalu ditutup.Pembentukan grup itu berawal dari aksi membajak grup asal Vietnam, yang menghujat Islam. Setelah membajak grup itu, Jasriadi dan teman-temannya lalu membuat nama Saracen.

Hal ini juga langsung banyak merespon warga indonesia dan ada juga yang mengatakan bahwasannya grup ini di buat untuk mengelabui kasus yang terlibat pada habib rizieq. “Awalnya itu Saracen waktu itu eh ada kita membajak grup yang isinya menghujat Islam. Nah terusnya lagi kita bajak grup itu, maka akhirnya kita sama teman-teman membuat nama Saracen, seperti itu,” ujar “Berkembangnya itu tahun 2016 berdirinya, dan itu hanya beberapa bulan, kita tutup karena itu masih ilegal, jadi belum resmi,” kata Jasriadi.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*