Dari Tanggal 18 Agustus - 22 September Habib Rizieq Memohon Hentikan Kasus Ini !!!!!!

Dari Tanggal 18 Agustus – 22 September Habib Rizieq Memohon Hentikan Kasus Ini !!!!!!

Lajuberita – masih lanjutan kasus chat konten yang berponografi rizieq shihab masih belum pulang ke tanah air. Dimana sebelumnya habib mengatakan akan pulang ke tanah air 18 agustus dan kali ini tanggal 22 september, apa yang di takutkan habib kalau gak salah ya pulang dong ???. Menurut kapitra ampera pimpinan FPI ini akan pulang setelah dia menyelesaikan ibadah haji di arab saudi.

Pada akhir bulan juli 2017 lalu polisi sudah melakukan pemeriksaan kepada habib rizieq di arab saudi. Namun itu semua belum keseluruhan yang di tanyakan kepada habib rizieq, karena habib masih dalam beribadah. Di kasus kali ini habib rizieq dan pengacaranya melakukan permohonan kembali untuk menghentikan kasusnya dan mengeluarkan SP3.

Tim pengacara pemimpin FPI Rizieq Shihab telah melayangkan surat permohonan penghentian kasus pornografi ke Polda Metro Jaya. Mereka berharap, polisi segera menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus yang sempat viral itu. “Sudah saya ajukan di Polda Metro. Terkait kasus pornografi,” ujar Ketua Bantuan Hukum FPI sekaligus Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro.

Sugito membeberkan alasan pihaknya mengajukan permohonan penerbitan SP3 pada kasus tersebut. Menurut dia, alat bukti yang digunakan untuk menersangkakan Rizieq dalam perkara dugaan pornografi ini masih belum cukup. “Alasan pertama bahwa 2 alat bukti yang cukup itu menurut kami tidak terpenuhi,” kata dia.

Bukan hanya itu. Tak kunjung ditangkapnya penyebar konten pornografi berupa chat seks tersebut dicurigai bahwa kasus ini cenderung dipaksakan. Penetapan Rizieq sebagai tersangka dalam kasus ini pun dianggap sebagai upaya kriminalisasi.

“Yang mengupload (konten) tidak jelas. Pada waktu itu informasi dari Pak Iwan selaku Kapolda saat itu bilang, pengupload ada di Amerika, seakan-akan menguatkan kalau itu betul bukan rekayasa,” ucap Sugito.

Begitu juga misalnya percakapan antara Rizieq dan Firza Husein benar terjadi. Itu merupakan domain pribadi. Menurut Sugito, seharusnya pihak Firza atau sebaliknya yang melaporkan kasus ini ke polisi.

Namun dalam perkara ini, laporan justru datang dari orang lain. Sementara penyebar konten pornografi tersebut belum juga ditangkap hingga saat ini. Kebenaran konten pornografi ini pun masih menjadi misteri.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*