Home » NASIONAL » Dugaan Korupsi Masjid Walkot Jakpus atas Laporan Warga

Dugaan Korupsi Masjid Walkot Jakpus atas Laporan Warga

mesjid

 

jakarta-direktorat tindak pidana korupsi bareskrim polri tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi pembangunan masjid walikota jakarta pusat,penyelidikan dugaan korupsi ini berdasarkan adanya laporan masyarakat.

ada masukan dan laporan.kadang laporan laporan itu berupa surat,yang aktif kalau saya lihat selama ini dari LSM.LSM suka sekali memberi masukan dan masukan itu ditindak lanjuti biasamnya dengan penyelidikan ucap kadiv humas polri irjen boy rafli amar dimabes polri,jalan trunojoyo,kebayoran baru,jakarta selatan

boy mengatakan,penyelidik dilakukan untuk mencari fakta fakta ada tindaknya unsur kerugian negara dalam pembangunan masjid tersebut mesjid itu dibangun pada tahun anggaran 2010 dan 2011.

indikasinya lagi dicari indikasi berupa fakta yang mengarah ke tipikor pengunaan anggaran apakah ada penyalah gunaan wewenang itu yang dicari
penyelidikan dilakukan dengan memanggil sejumlah pihak terkait penyediki menurut boy juga akan memanggil saksi ahli seperti ahli konstruksi dan teknik sipil guna memperkuat kontruksi dugaan tindak pidana.

kaitan aspek biasanya dari ahli yang menentukkan,misalnya ahli kontruksi,penyidik akan mengundang keterangan ahli dibidang teknik sipil yang
paham dibidang kontruksi

menurut boy,belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas masalah ini namun,pembangunan masjid itu dilakukan dalam dua periode kepemimpinan wali kota

belum tahu siapa yang bertanggung jawab,yang jelas ada dua periode wali kota saat itu ucap boy.

plt gubernur DKI sumarsono menilai pemeriksaan terhadap sekretaris daerah (sekda) DKI saefullah di bareskrim polri merupakan hal yang wajar,saefullah dimintai keterangan oleh polisi terkait dengan dugaan korupsi pembangunan masjid dikantor wali kota jakarta pusat.

wajar karena dia memang komandannya.misalnya kalau terjadi sesuatu di dishub(dinas perhubungan)kadis (kepala dinas)yang mesti dimintai keterangan,itu hal yang wajar,itu satu konsekuensi jabatan ucap sumarsono dikawanan taman mini indonesia indah (TMII) jakarta timur

dengan menjabat sekda,soni menjelaskan saefullah bertanggung jawab atas segala hal di pemerintah provinsi,termasuk pembangunan masjid tersebut,sebab.saefullah lah yang mengetuai tim pembahasan anggaran

karena sekda itu penanggung jawab komando ASN di setiap daerahucap sumarsono.
meski kapasitas sekda sebagai penanggung jawab.ucap sumarsono,tidak serta merta sekda turut terlibat dugaan korupsi tersebut.

nah itu bukan berarti kemudian sekda menjadi terlibat kedalamnya,belum tentu,itu informasi awal

sekda DKI saefullah mengaku dirinya diperiksa terkait dengan pembangunan masjid dikantor wali kota jakarta pusat.

nggak ada masalah apa apa,masjidnya bagus kok,silahkan lihat saja ucap saefullah dikantor bareskrim di gedung ombudsman RI kuningan jakarta selatan

sementara itu,wakil direktur tindak pidana korupsi bareskrim polri kombes erwanto kurniadi sebelumnya mengatakan pemeriksaan ini terkait dengan dugaan korupsi pembangunan masjid dikantor wali kota jakarta pusat tahun anggaran 2010 dan 2011 kasus ini masih dalam penyelidikan.

Bagaimana Pendapat Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*