Home / NASIONAL / Taruna STIP Tewas, Polisi: 5 Tersangka Mengaku Beri Pelajaran

Taruna STIP Tewas, Polisi: 5 Tersangka Mengaku Beri Pelajaran

ami

 

jakarta-pihak internal masih menyelidiki kasus dugaan penganiayaan hingga menyebabkan tewasnya taruna sekolah tinggi ilmu pelayaran STIP.amirullah adityas putra para taruna di STIP diawasi sekitar 25 orang.

kepala Badan pengembangan sumber Daya manusia (BPSDM) perhubungan wahyu satrio utomo mengatakan pengawasan di STIP dilakukan 13 orang internal serta 12 orang
dari TNI dan polri.

BPSDM membawahi 26 sekolah tinggi di seluruh indonesia,itu darat ,laut,udara dan kereta api,taruna kita ada 6 ribu lebih.kita mengupayakan hubungan baik antara senior dan junior melalui berbagai acara agar mereka membaur ucap utomo dalam jumpa pers dikampus STIP ,JL marunda makmur cilincing jakarta utara.

kasus dugaan penganiayaan ini terungkap dari di temukanya amirullah dalam kondisi pingsan dikamar 205.taruna STIP tingkat I angkatan tahun 2016 jurusan nautika itu dinyatakan meninggal dunia setelah diperiksa tim dokter.

ada sejumlah senior yang diduga menganiaya amirullah.kapolres jakarta utara kombes awal chairuddin secara terpisah menyebut ada 5 taruna tingkat I yang diduga menjadi korban penganiayaan.

beberapa taruna yang diduga telah melakukan kekerasan sudah dipanggil kepolisian,ada 4 orang.polisi juga memanggil sekitar 5 orang saksi yang diduga mengetahui kejadian tersebut.

utomo memastikan sanksi tegas bagi para taruna yang melakukan pelanggaran,termasuk melakukan perploncoan dengan pemukulan,saat para taruna mendaftar,terdapat surat pernyataan mengenai sanksi atas pelanggaran.

pada awal mendaftar,taruna sudah buat pernyataan,kalau ada pemukulan maka akan dipecat

terjadinya penganiayaan terhadap amirullah,sambung utomo,sangat mengejutkan sebab,kasus penganiayaan diarea kampus terakhir kali terjadi pada 2008.

kalau dikatakan sering,disini tidak,tahun 2008 terjadi dan pelakunya sudah di hukum,kalau tidak salah,kena 4 tahun,2014 juga terjadi tapi bukan diarea kampus,pelaku kami pecat ucap dia.

kepada keluarga amirullah.utomo menyampaikan belasungkawa,pihak BPSDM dan STIP akan memberikan santunan untuk keluarga.

kita dan keluarga besar STIP turut berduka cita.kita akan urus semua,kita juga akan memberi bantuan santunan.

polisi menyebut amirullah adityas putra 18 tahun jatuh tak sadarkan diri setelah dianiaya seniornya,willy hasiholan sebelumnya,amirullah dianiaya empat seniornya termasuk willy

namun,pada saat giliran willy menganiaya amirullah,taruna sekolah tinggi ilmu pelayaran STIP itu jatuh pingsan.

seluruh korban digilir,dianiaya para seniornya,para saat jatuh,giliran korban amirullah juga dipukul bagian dada,perut dan ulu hati,pada pukulan terakhir yang dilakukan oleh pelaku willy,sambil memuku,pelaku berkata sama sama anak priok,tiba tiba korban ambruk ke dada pelaku wily dan selanjutnya korban diangkat oleh para pelaku ke kasur yang tak jauh dari TKP ucap kapolres jakarta utara awal chairuddin kepada lajuberita jakarta utara.

polisi menyebut ada lima pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka mereka adalah senior para korban yang awalnya memanggil enam korban itu,termasuk amirullah.untuk tradisi serah terima alat musik drumband

para korban yaitu ahmad fajar,ilham wally bagus budi prayoga,josua simanjuntak,benny syahril dan amirullah tewas

para korban itu dianiaya menggunakan tangan kosong,pukulan yang dilakukan tersangka dilakukan bergantian ke arah perut,dada dan ulu hati

atas kejadian itu,polisi menetapkan lima tersangka,yaitu siko mateheru,willy hasiholan,iswanto,akbar ramadhan dan jakario,namun untuk jakario,polisi menyebut dia tidak terlibat menganiaya terhadap amirullah melainkan kepada korban lain bernama ahmad fajar.

peran pelaku berbeda-beda nanti kami periksa tapi mengarah pasal 170 KUHP ayat 3 kita juncto-kan dengan pasal 351 KUHP ayat 3 dimana korban meninggal dengan ancaman 12 tahun penjara

polisi menyebut lima tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap enam taruna sekolah tinggi ilmu pelayaran STIP mengaku hanya memberi pelajaran kepada junior atas peristiwa itu,seorang korban atas nama amirullah adityas putra 18 tahun tewas

menurut para pelaku,dia hendak memberikan pelajaran kepada korban tapi masih kami lakukan penydidikan ucap kapolres jakarta utara kombes awal chairuddin

awak menyebut empat dari lima tersangka menganiaya amirullah,sedangkan seorang tersangka menganiaya korban lainnya.

Bagaimana Pendapat Anda

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

sinarmas
x

Check Also

hoho

Ada 2.511 Orang yang Berfoto dengan Ahok di Balai Kota Hari Ini, ini pencitraan ucap FADLIN ZON

lajuberita-Warga masih terus berdatangan ke Balai Kota untuk bertemu Gubernur DKI Jakarta ...