Home / MANCANEGARA / Sri Lanka Tawarkan China, Utang Dibayar Pakai Bandara

Sri Lanka Tawarkan China, Utang Dibayar Pakai Bandara

pesawa

 

internasional-sri lanka saat ini tengah mengalami maslaah keuangan,setelah lebih dari satu dekade menyerap pinjaman dari sejumlah besar dari luar negeri untuk membangun infrastruktur dalam sekala besar.kebanyakan infrastuktur yang dibangun belum juga menghasilkan imbal hasil yang memadai.

saat ini negara tersebut tengah berjuang untuk membayar utang yang diserapnya untuk pembangunan tersebut.pemerintah srilanka juga tengah mencari jalan keluar lain untuk membayar utang.

salah satu jalan keluar yang mungkin ditempuh adalah dengan menawarkan debt for equity swaps atau menukar utang menjadi aset kepada pihak china.

perdana menteri sri lanka,ranil wickremesinghe baru saja mengajukan proposal kepada duta besar china untuk srilanka,yi xianliang terkait rencana tersebut.

pihak china ditawarkan hak pengelolah atas sejumlah infrastruktur terbesar yang ada di sri lanka termasuk mattala internasional airport dan porsi pengelolaan hambatota deep sea port sebagai ganti atas pembayaran utang oleh sri lanka.

respons china terhadap penawaran tersebut di publikasikan hari ini lewat harian colombo,s sunday times.dalam responsya.pihak china mengatakan kami tidak tertarik

ini tidak dimungkinkan menurut hukum di china kata duta besar china untuk sri lanka,yi xianliang seperti dikutip lajuberita dari forbes

namun demikian,pihak china menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bentuk kerja sama penuh dan penawaran tersebut masih mungkin di realisasikan melalui investor dengan perjanjian komersial yang tepat

poin kunci bila pemerintah china tidak menyetujui penawaran debt equity swap tersebut.mereka bisa mengerahkan perusahaan china untuk mengambil alih proyek proyek yang ada di sri lanka.

IZP sebuah perusahaan teknologi dan informasi china.telah mengambil langkah maju dengan mengajukan diri sebagai pembeli potensial atas mattala international airport.

namun demikian.hal tersebut bukan perkara mudah.masalahnya,baik baki sri lanka maupun para investor.banyak proyek proyek besar akan menghabiskan uang dengan sangat cepat sehingga dipertanyakan apakah dapat menciptakan ekonomi yang berkelanjutan.

keraguan tersebut cukup beralasan.karena.mattala internasional airport saat ini hanya melayani dua penerbangan perhari,membuatnya lebih seperti bandara paling kosong yang ada di palnet ini.

sementara hambantota port juga memiliki keterbatasan pelayanan karena jalan raya yang terhubung dengan kawasan pelabuhan ini terlihat nyaris tak di lewati kendaraan.

namun demikian,harapan yang ada belum sepenuhnya hilang.meskipun pemerintah china menolak penawaran debt for eqity swap,partisipasi china pada pengembangan infrastruktur di sri lanka sepertinya baru saja dimulai.

colombo port city baru saja mendapat lampu hijau sekali lagi dan baru saja pekan lalu,pihak china mengajukan pembebasan 15 000 hektar tanah dihambantota untuk membangun sebuah kawasan ekonomi raksasa yang bisa menyerap jutaan tenaga kerja.

yang terkahir ini sepertinya sejalan dengan rencana asli yang disampaikan untuk kawasan hambantota.

jika kamu berencana mengembangkan pelabuhan,kamu perlu membangun industri di sekitar pelabuhan untuk meningkatkan nilai tambah atas pelabuhan itu sendiri ucap deshal del mel,senior economist hayleys pic di colombo.

saat ini kondisi utang sri lanka sangat mengkhawatirkan.negara ini memiliki utang luar negeri mencapai US$ 28,3 miliar dan 95,4% dari seluruh pendapatan negaranya dipergunakan untuk membayar utang.

artinya dari setiap US$ 1000 pendapatan negara,hanya US$ 4,6 saja yang dapat dipergunakan untuk membiayai pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat.

Bagaimana Pendapat Anda

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

sinarmas
x

Check Also

Diego Costa Siap Pulang Kampung Bermain Di Atletico Madrid

jadwal pertandingan 23 juni 2017

KAMIS 22 JUNI 2017 www.Sonybola.net & 128cash.net *Sbobet Bola & Casino live ...