Home » NASIONAL » MA Perberat Vonis Pembobol Dana Hibah untuk Kampanye Ratu Atut

MA Perberat Vonis Pembobol Dana Hibah untuk Kampanye Ratu Atut

ratu

 

tangerang banten-mahkamah agung (MA) memperberat hukuman zainal mutaqin dari 7 tahun menjadi 8 tahun penjara.ia terbukti membobol APBD banten lebih dari 3 miliar untuk kampanye pilgub ratu atut pada 2010 lalu.

hal itu terungkap dalam putusan kansasi dari website mahkamah agung (MA) jumat 6 januari 2017 kala itu,zainal adalah asisten administrasi umum dan kesra sekda
banten.

zainal menemui ratu atut di rumah dinas gubernur pada oktober 2010,zaenal menyampaikan akan membantu penyediaan dana untuk sosialisasi pencalonan kembali
ratu atut menjadi gubernur banten.

setelah itu,zainal mengkondisikan dana hibah yang akan disalurkan lewat orang orangnya,dibuatlah lima yayasan aspal alias asli tapi palsu lengkap dengan administrasinya dan pengurusnya

setelah terbentuk,para pengurus yayasan itu akan di kondisikan yayasan baru itu akan mendapatkan dana hibah,tapi setelah uang masuk ke kas yayasan,maka zainal akan mengambil kembali 90 persen.

adapun sisanya adalah yayasan yang sudah ada tetapi di kondisikan
setelah semua terkondisikan,pada november 2010,digelontorkan uang dari APBD ke 9 yayasan tersebut,masing masing yayasan mendapatkan jumlah bervariasi dari 300 juta hngga 500 juta.

usai uang masuk ke rekening yayasan,zainal dan orang-orangnya mengambil kembali uang itu.sehingga masing masing yayasan hanya mendapatkan uang 15 juta hingga 50 juta,uang yang terkumpul dari pembobolan APBD itu mencapai 3,7 miliar.

uang itu lalu di serahkan ke orangnya ratu atut dan disimpan di brankas di rumah dinas gubernur,uang itu untuk acara roadshow ratu atut ke daerah daerah dalam rangka sosialisa pencalonan sebagai cagub selanjutnya.

usai ratu atut di tangkap KPK karena menyuap ketua MK akil mochtar,pemainan pembobolan APBD itu terendus,kejaksaan mengusut zainal dan mendudukannya di kursi pesakitan,

pada 27 april 2015 jaksa menuntut zainal selama 7 tahun penjara,atas tuntutan itu,pengadilan tipikor serang menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara,vonis yang di jatuhkan pada 7 mei 2015 itu di kuatkan di tingkat banding dua bulan setelahnya.

atas putusan itu,jaksa dan zainal sama sama kasasi,apa kata MA?

menyatakan zainal mutaqin telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama sama menjatuhkan pidana selama 8 tahun penjara ucap majelis hakim.

duduk sebagai ketua majelis yaitu Dr salman luthan dengan anggota prof di abdul latief dan syamsul rakan chaniago,selain di hukum 8 tahun penjara MA juga menjatuhkan hukuman :

1 denda RP 500 juta
2 apabila tidak membayar denda diganti 500 juta
3 pidana uang pengganti 3,4 miliar
4 apabila tidak membayar uang pengganti maksimal 1 bulan maka hartanya di lelang
5 bila hartanya tidak mencpaai 3,4 miliar,maka diganti 3 tahun penjara.

belakangan,ratu atut tidak kunjung di adili dikasus tersebut,alhasil masyarakat anti korupsi indonesia (MAKI) mengajukan gugatan ke pengadilan negeri jakarta selatan untuk meminta kasus itu di teruskan.

memerintahkan KPK segera mengambil alih berkas perkara dari kejaksaaan agung untuk segera di limpahkan ke pengadilan tipikor ucap ketua MAKI boyamin saiman
menyampaikan tuntutanya.

Bagaimana Pendapat Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*