Home » MANCANEGARA » Kim Jong Un Eksekusi Mati Lebih dari 300 Orang Sejak 2011

Kim Jong Un Eksekusi Mati Lebih dari 300 Orang Sejak 2011

internasional-presiden terpilih amerika serikat (AS) donald trump menegaskan tidak akan ada rudal nuklir korea utara (korut) yang mampu mencapai wilayah AS.trump berjanji korut tidak pernah bisa mengembangkan rudal nuklir jarak jauh yang mampu menjangkau AS.

pernyataan trump ini di sampaikan sehari setelah pemimpin korut kim jong un,mengumumkan negaranya sedang dalam tahap akhir pengembangan rudal balistik antarbenua atau ICBM.pengumuman ini di sinyalir sengaja menekan trump yang akan
dilantik menjadi presiden AS pada 20 januari mendatang.trump

korea utara saja menyatakan mereka sedang dalam tahap akhir pengembangan senjata nuklir yang mampu menjangkau wilayah AS kicau Trump via akun twitter resminya

itu tidak akan terjadi,ucapnya meskipun pemerintah AS berulang kali bersumpah tidak akan pernah menerima korut sebagai negara nuklir,trump belum pernah secara jelas menyatakan kebijakanya terhadap korut.

dalam pidato tahun baru berdurasi 30 menit pada minggu waktu setempat,kim jong un menyatakan korut mencuat sebagai “kekuatan nuklir”kekuatan militer dari timur yang tidak bisa di sentuh bahkan oleh musuh terkuat sekalipun ucap kim jong un soal korut saat ini.

meskipun tidak menyebut langsung trump,kim jong un menyerukan kepada AS ämbil
keputusan tegas untuk mencabut kebijakan keji yang menyalahi zaman terhadap korut.

sementara laporan terbaru menyebut pemimpin korea utara (korut)kim jong un memerintahkan eksekusi mati 340 orang sejak menjabat tahun 2011 lalu,kebanyakan
mereka yang di eksekusi mati merupakan pejabat senior pemerintah korut.

institut strategi keamanan nasional merilis laporan terbaru berjudul “salah urus 5 tahun kepemimpinan kim jong un pekan ini yang isinya merinci bagaimana pemimpin korut itu memanfaatkan eksekusi mati untuk memperkuat kekuasaannya.

laporan itu menyebut,sekitar 140 orang yang di eksekusi mati merupakan pejabat senior pada pemerintahan,juga militer dan partai buruh korea yang berkuasa di korut.

analis pertahanan senor RAND corporation,kelompok diskusi think tank yang berbasis di AS,bruce bennet menuturkan kepada lajuberita bahwa kim jong un
menunjukkan kebutralannya dan kekejiannya tingkat ekstrim sejak menjabat pemimpin korut tahun 2011.menggantikan mendiang ayahnya kim jong il

sebagai contoh,dalam lima tahun dia menajabat sebagai pemimpin korut,dia telah kim
menyingkirkan menteri pertahanan sebanyak lima kali,sementara ayahnya hanya
mengganti menteri pertahanan sebanyak tiga kali selama 17 tahun menjabat dan dua penggantian dilakukan karena pejabatnya meninggal dunia ucap bennett

meskipun otoritas korut sangat jarang mengungkapkan informasi kepada publik,kisah kisah kebrutalan kim jong un terus terungkap dalam lima tahun terakhir,pada juni,pejabat tinggi sektor pendidikan korut,kim yong jin di eksekusi mati oleh regu tembak setelah kedapatan bersikap buruk dalam sidang
majelis tinggi rakyat.

pada mei 2015,kim jong un dilaporkan mengeksekusi mati menteri pertahan hyon yong choi dengan senjata anti pesawat di sebuh akademi militer pyongyang,yang lebih keji lagi,eksekusi mati itu dilakukan dihadapan publik.

dua tahun sebelumnya,atau tahun 2013,paman kim jong un di eksekusi mati setelah
dituding berupaya menggulingkan pemerintahan,media nasional korut menyebut paman kim jong un itu sebagai penghianat segala zaman,

disebutkan profesor seung kyun ko dari hawaii pacifik,university bahwa kim kong cenderung kasar dan ekstrem dalam menanggapi ancaman yang muncul” selama dibesarkan dia (kim jong un) banyak dimanja karena dia putra kim jong il.
bahaya utamanya adalah tidak ada sosok dalam lingkaran kepemimpinanya yang mampu mengendalikannya

profesor ko menambahkan,kim jong un sangat ingin memenuhi harapan agar dirinya
menjadi pemimpin besar”demi mewujudkan hal itu,dia memperlakukan para pemimpin tinggi seenaknya,militer,sipil,terutama kalangan partai untuk menunjukkan dirinya sebagai BOS

Bagaimana Pendapat Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*