Home » BERITA AHOK » SIDANG KE3 AHOK

SIDANG KE3 AHOK

ok

 

lajuberita-kelanjutan sidang dengan terdakwa basuki tjahaja purnama (ahok) di tentukan hari ini lewat sidang putusan sela,para pendukung ahok berkumpul untuk berangkat bersama ke gedung eks pengadilan negeri jakarta pusat yang menjadi arena persidangan.

massa pro-ahok ini berkumpul di posko pemenangan ahok,rumah lembang,menteng.jakarta pusat selasa 27 desember 2016 sekitar pukul 08:10 orang-orang berkemeja kotak-kotak khas kostum kampanye ahok-djarot sudah ada diluar rumah lembang.

namun mereka masih terlihat santai,belum terkonsentrasi di satu titik.anak-anak muda dan ibu-ibu itu banyak yang sedang sarapan,jajan pecel sayur,ketoprak atau kopi di seputar taman situ lambang depan posko posko pemenangan.

tak lama kemudian,sebagian dari mereka serempak menyanyikan lagu kebangsaan ïndonesia raya”majutak gentar dan yel yel mereka sendiri.

dalam agenda posko pemenangan ahok untuk hari ini,memang tercantum intruksi agar massa pro-ahok tak berangkat sendiri-sendiri ke gedung persidangan.mereka akan di beri arahan singkat terlebih dahulu di rumah lembang.

para pendukung ahok di pilgub DKI 2017 ini dipersilahkan berkumpul di rumah lembang sejak pukul 07:00 namun hingga kini belum jelas betul kapan mereka akan
berangkat ke gedung eks pengadilan negeri jakarta pusat,jalan gajah mada jakarta pusat.

persidangan dengan agenda putusan sela itu akan dimulai pukul 09:00.ahok dipastikan hadir.massa sudah berkumpul di pinggir jalan depan arena persidangan.polisi pun sudah mengamankan situasi.

didalam sidang keberatannya terdakwa penistaan agama,basuki tjahaja purnama alias ahok mengatakan sidangnya digelar atas tekanan massa atau trial bye the mob,namun majelis hakim tidak sependapat dengan ahok.123

menimbang keberatan terdakwa yang menyatakan proses hukumnya berdasar desakan massa atau trial by the mob.menimbang bahwa keberatan tersebut majelis berpendapat pengadilan mentidangkan perkara bukan atas desakan massa tapi berdasarkan adanya pelimpahan perkara dari penuntut umum yang memohon untuk disidangkan dan di hakimi ucap ketua majelis hakim dwiarso budi,dipengadilan negeri jakarta utara (PN jakut)jl gajah mada selama 27 desember 2016

dwiarso juga menolak keberatan ahok yang memiliki program seperti meningkatkan kesejahteraan guru ngaji,memberangkatkan marbot masjid naik haji,menurut dwiarso hal tersebut sudah memasuki pokok perkara sehingga tidak tepat di masukkan dalam nota eksepsi.

mengenai keberatan ahok,hal itu peringatan keras terlebih dahulu hakim menilai hal tersebut tidak sesuai dengan pasal 156 a KUHP tentang penodaan agama.
sehingga pasal 156a KUHP tidak perlu melalui proses peringatan menyatakan keberatan persihat hukum tidak beralasan menurut hukum.

sementara gubernur non-aktif basuki tjahaja purnama (ahok) sempat berpose 2 jari sebelum menjalani sidang putusan sela.ia menegaskan simbol 2 jari itu sebagai lambang Victory atau perdamaian bukan kampanye.

hal itu disampaikan ahok sesuai persidangan,sebelum beranjak dari ruangan sidang koesoemah atmadja di eks gedung PN jakarta pusat,ahok melontarkan kalimat dengan nada serius ke arah kursi yang ditempati para anggota advokat cinta tanah air (ACTA) yang hadir.

itu victory (simbol dua jari) ucap ahok dengan tegas kearah anggota ACTAahok-sedih

usai mengucapkan kata tersebut,ahokpun beranjak dari ruang sidang.
majelis hakim pengadilan negeri jakarta utara (PN jakut) menolak nota keberatan Basuki tjahaja purnama alias ahok dalam sidang kasus penistaan agama,majelis hakim menilai eksepsi ahok tidak beralasan menurut hukum,sehingga sidang harus lanjut ke pokok perkara.

menyatakan keberatan terdakwa tidak dapat diterima.menyatakan sah menurut hukum dakwaan penuntut umum sebagai dasar perkara terdakwa atas nama basuki tjahaja purnama ucap ketua majelis hakim H dwiarso budi dalam sidang putusan sela di PN jakut jl gajah mada selasa 27 desember 2016

Bagaimana Pendapat Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*