Home » NEWS » Setelah Kasus Pelecehan Seksual, Saipul Jamil Jadi Tersangka Korupsi

Setelah Kasus Pelecehan Seksual, Saipul Jamil Jadi Tersangka Korupsi

sj

 

lajuberita-usai di hukum dalam kasus pelecehan seksual terhadap sesama laki laki.pendangdut saipul jamil atau panggilan akrab bang ipul harus berurusan lagi dengan hukum,kali ini ia di jerat dengan pasal korupsi.

dalam pengembangan tindak pidana korupsi memberi hadiah atau janji dalam pengurusan perkara di PN jakut,KPK menetapkan seorang tersangka yaitu bang ipul atau saipul jamil,swasta.tersangka melalui saudara kandungnya yaitu samsul hidayatullah dan kuasa hukum berthanatalia dan kasman sangaji diduga memberikan hadiah pada R rohadi panitera PN jakarta utara,dengan maksud untuk memenggaruhi
putusan terkait tindakkan pidana asusila yang di lakukan saipul jamil yang di sidangkan di pengadilan negeri jakarta utara ucap juru bicara KPK febri diansyah dikantornya,jalan HR rasuna said jakarta selatan

saipul jamil di sangka pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP

sebagaimana di ketahui,saipul jamil terkena kasus pelecehan seksual dan di adili di pengadilan negeri jakarta utara.untuk terhindar dari hukuman berat,saipul jamil merestui penyuapan majelis hakim lewat tim pengacaranya dari pengacara.uang itu diserahkan ke panitera pengganti rohadi.

hasilnya,saipul jamil di hukum 3 tahun penjara,jauh dari tuntutan jaksa yaitu 7 tahun penjara,sehari setelah putusan tertangkap pengacara saipul jamil,berthanatalia yang sedang menyerahkan uang ke rohadi,dari penangkapan itu,terbongkar skandal tersebut.

bagaimana dengan kasus pelecehan seksual sesama jenis yang di jeratkan ke saipul jamil?[engadilan tinggi jakarta menambah hukuman saipul jamil menjadi 5 tahun penjara,sesuai hukuman maksimal dalam pasal 291 KUHAP.

dengan pasal baru maka saipul jamil harus siap-siap menghuni penjara lebih lama,bang ipul oh bang ipul ……

Bagaimana Pendapat Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*