Home » NASIONAL » Fungsi Uang, Dan Jenis-Jenis Uang

Fungsi Uang, Dan Jenis-Jenis Uang

uang-rupiah-baru-tampak-depan

Uang dalam ekonomi islam…

Kita sebagai manusia dimana setiap hari kita selalu melakukan transaksi menggunakan uang.

Nah Terlebih dahulu kita harus mengetahui apa yang dimaksud uang itu??? Secara terminologi uang adalah berasal dari kata al-naqdu yang berarti tunai.

Pada masa itu bangsa arab menggunakan kata dinar untuk sebutan mata uang emas dan kata dirham untuk sebutan mata uang perak.

Menurut para Fuqaha, uang tidak hanya tercetak dari emas dan perak tetapi juga mencakup seluruh jenisnya, diantaranya: dinar, dirham dan fulus.

Uang adalah nuqud yang artinya standar nilai yang digunakan untuk menilai barang dan jasa. Atau biasa digunakan sebagai alat untuk mengukur barang dan jasa.

Jadiii…. Uang adalah alat tukar menukar untuk memenuhi kebutuhan manusia yang digunakan sejak zaman kuno hingga sampai saat ini, yang biasa digunakan setiap individu untuk mendapatkan pertukaran barang dan jasa.

Uang juga tidak ada harganya kecuali nilai mata uang itu sendiri dengan nilai mata uang tersebut setiap individu bisa mendapatkan barang dan jasa yang dibutuhkan dengan cara adil.

Jadi uang itu sebagai alat transaksi pembayaran yang sah Bagaimana fungsi uang dalam ekonomi islam dan ekonimi konvensial ??? fungsi uang dalam ekonomi Islam adalah sebagai alat tukar atau medium of exchange dan uang sebagai kesatuan alat hitung.

Dari fungsi uang itu sendiri uang dapat berguna jika ditukar dengan benda yang nyata atau digunakan untuk membeli jasa. Uang tidak bisa menjadi komoditi atau barang yang dapat diperdagangkan karena uang itu tidak memberikan kegunaan atau manfaat. Tetapi dari fungsi uang itulah yang dapat berguna jika ditukar dengan benda atau barang nyata.

Adapun fungsi uang dalam ekonomi konvensial yaitu : uang sebagai alat tukar menukar atau medium of exchange, sebagai alat untuk mempermudah.

Uang Sebagai kesatuan alat hitung (unit of account) yaitu sebagai untuk menentukan nilai atau harga.Uang sebagai alat menyimpan atau penimbun kekayaan. Nah dari fungsi tersebut kita menemukan perbedaan antara fungsi uang dalam ekonomi islam dan ekonomi konvensial…..

Persamaan dari fungsi utama uang ekonomi Islam dan Ekonomi konvensial itu ialah sebagai alat tukar ( medium of exchange). Sedangkan perbedaannya, dalam ekonomi konvensial menambahkan uang itu sebagai penyimpan nilai ( start of value) yang berkembang menjadi motif money demand for speculation, yang merubah uang sebagai salah satu komiditi perdagangan.

Padahal itu tidak dibolehkan sebagaimana imam Al- Ghazali telah memperingatkan Bahwasanya “memperdagangkan uang ibarat mempenjarakan fungsi uang, karena jika banyak uang yang diperdagangkan yang mana tinggal sedikit uang yang dapat berfungsi sebagai uang”. Konsep uang dalam konvensial dan syariah…

Dalam hal ini saya juga akan membahas uang dalam konsep konvensial dan syriah.. Dalam konsep ekonomi islam uang sudah jelas bahwa uang adalah uang bukan kapital.

Sedangkan uang dalam konsep ekonomi konvensial tidak begitu jelas karena dalam ekonomi konvensial mengartikan uang secara bergantian seperti uang adalah uang dan juga uang adalah kapital.

Adapun konsep syariah uang adalah bersifat flow concept dan merupakan publik goods (uang yang mengalir ). Dan capital bersifat stock concept dan merupakan privat goods ( uang yang mengendap ) Dalam islam, uang bagaikan alir yang mengalir. Air yang tidak mengalir akan menimbulkan penyakit.

Nah… untuk itulah uang haruslah selalu terus berputar secara alami dalam perekonomian maka akan semakin tinggi pendapatan masyarakat, dan maka akan semakin baik pula perekonomian masyarakat.

Dan bagi mereka yang tidak dapat mengelola hartanya dengan sendiri, dalam Islam sangat menganjurkan untuk melakukan investasi dengan prinsip mudharabah dan musyarakah.

Dalam hal ini Nabi Saw bersabda, ” ketahuilah siapa saja diantara kamu yang memelihara harta anak yatim, sedangkan anak yatim itu memiliki uang (dinar — dirham ), maka bisniskanlah, jangan biarkan idle, sehingga nanti uang itu habis dimakan sedeqah/ zakat.

Dalam konsep islam, tidak dikenal money demand for speculation, karena spekulasi tidak diperkenankan. Lain halnya dengan sistem konvensial yang tentunya membuka peluang lebar- lebar dengan kebolehan dalam memberikan bunga atas harta.

Artinya dalam islam uang sebagai “alat tukar menukar” yang untuk meringankan beban manusia dalam melaksanakan tukar menukar, karena uang berguna bagi umum dan di butuhkn oleh umum. Berbeda halnya uang dalam konvensial sebab masyarakat memandang uang adalah “segalanya”.

Kenapa dalam islam dianjurkan penggunaan uang dalam pertukaran???… Karena Rasulullah Saw pernah menyadari kelemahan dari salah satu bentuk pertukaran di zaman dahulu yaitu barter, dimana barang saling ditukarkan sulit untuk mendapatkan barteran yang adil atau sesuai dengan barang yang dibarterkan.

Nah dari kelemahan – kelemahan tersebut lah beliau ingin mengganti dan menganjurkan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksi- transaksi mereka… Adapun diantaranya macam- macam mata uang yang kita gunakan sehari- hari yaitu…

Uang kartal/ uang kertas dan uang logam yaitu yang dikeluarkan oleh pemerintah atau bank sirkulasi. Adapun kelebihan dari uang kertas tersebuit yaitu mudah dibawa berpergian, ongkos pembuatan mata uang kertas lebih murah dibandingkan uang logam. Uang giral adalah alat pembayaranyang sah berupa surat- surat berharga, yang biasa digunakan pada umumnya yaitu cek atau giro.

Bagaimana Pendapat Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*