Home » BERITA AHOK » BUMERANG UNTUK JAKSA KASUS AHOK

BUMERANG UNTUK JAKSA KASUS AHOK

123

AHOK

lajuberita – ketua badan pengurus setawra institute hendardi mengatakan pasal 156a kitab undang-undang hukum pidana (KUHP) yang di dakwakan terhadap gubernur non aktif DKI jakarta basuki tjahaja purnama,sudah tidak relevan.

menurutnya,pasal tersebut hanya produk masa kolonial belanda yang bisa digunakan dalam konteks penjajahan.jadi itu (pasal 156a KUHP) konteksnya masa lalu,sudah tidak punya kaki lagi ucap hendardi dalam sebuah diskusi dikawasan cikini jakarta pusat.

ia berpendapat pasal tersebut justru bias menjadi bumerang,bagi jaksa penuntut umum dalam persidangan.menurutnya.ahok bisa menggunakan dalil seperti yang dia kemukakakan untuk mebebaskan diri dari jeratan hukum.

saya kira ini akan menjadi pembelaan ahok di pengadilan ucap hendardi

adapun,beleid passal 156a KUHP berbunyi ^dipidanakan dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja dimuka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan
A.  yang pada pokoknya bersifat permusuhan,penyalagunaan atau penodaan
terhadap suatu agama yang di anut di indonesia
B. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga,
yang bersendikan ketuhanan yang maha esa.

ditempat yang sama,perwakilan aliansi masyarakat sipil untuk konstitusi (AMSIK)
sulistyowati irianto.meminta hakim dalam persidangan kasus yang menjerat ahok tidak hanya melihat perkara dari aspek hukum semata.

hakim diminta bisa melihat aspek filosofis dan sosiologis dalam kasus yang menjerat ahok.

filosofis,harus dilihat bahwa kita bernaung dibawah konstitusi.sedangkan sosiologis harus dilihat kenapa ahok sampai mengucapkan kalimat seperti itu.lihat apa yang telah diperbuat ahok ucap sulistyowati.

ahok dijadwalkan akan menjalani sidang perdana sebagai tersangka kasus penistaan agama di pengadilan negeri jakarta utara.selasa mendatang.

pengadilan jakarta utara telah menunjuk hakim ketua dan hakim anggota yang akan mengadili sosok kembali mencalonkan diri sebagai calon gubernur di pilkada dki jakarta 2017 mendatang.

dalam kasus penistaan agama,ahok dijerat pasal 156 dan pasal 156a kitab undang-undang hukum pidana.aturan itu berisi larangan mengeluarkan pernyataan yang mengandung permusuhan,kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat indonesia di muka umum.

Bagaimana Pendapat Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*