Home » NASIONAL » BANGGA WARGA TINGGAL GANG DOLLI

BANGGA WARGA TINGGAL GANG DOLLI

doli

GANG DOLLI

lajuberita-setelah lokalisasi dolly dan jarak ^gameover^ alias tamat riwayatnya,kehidupan masyarakat di kelurahan putat jaya cukup tenang dan berubah.mereka tak perlu malu bila ingin jalan-jalan di kampungnya,dan yang dulunya tergantung dari lokalisasi pun sekarang sudah bangkit.

jika dulunya selalu adu mulut antara warga dengan pemilik wisma maupun rumah musik,sekarang tak ditemukan lagi.ketika lokalisasi masih idup warga gang IV di putat jaya ini memang di hantui rasa malu karena rumahnya di kepung wisma-wisma yang menyediakan PSK.

contohnya di alami bu hardi.ia kini bisa berbangga karena rumahnya digang IV ini dikenal kampung samijali alias samiler jarak dolli.di kampung ini sekarang terbentuk kelompok warga yang memproduksi kripik samiler yang berbahan singkong itu.

bahkan penjualannya samijali sudah banyak menembus rumah makan atau depot-depot di kota surabaya.ia mengaku dulu saat remaja malu bertempat tinggal di kawasan lokalisasi.bahkan setiap pulang kerja selalu turun di pasar kupang terus jalan kaki kerumahnya yang berjarak lumayan jauh sekitar 1,5 km

pokoknya dulu malu jangan sampai tahu rumah kita ada dilokalisasi,kalau sekarang ada yang tanya rumahnya mana,tinggal jawab di putat kampung samijali.kata wanita yang sudah mempunyai 1 cucu ini

sama halnya dengan ceita pak surip warga putat jaya III.ia mengaku saat ini lebih tenang dibandingkan dulu saat kampungnya menjadi salah satu lokalisasi jarak.

dulu ada orang sakit gigi yang rumahnya bersebelahan dengan rumah musik,minta supaya suara musiknya dikecilkan tapi mala dimarahi pemilik rumah musik dan disuruh pindah ke perumahan jika ingin tenang dan sepi kenang surip

cerita lain juga di ungkapkan bu yayuk yang kini menjadi pengurus kelompok usaha keripik sami jali,ia awalnya mengaku sangat berat setelah ada alih fungsi lokalisasi karena roda ekonomi keluarga saat itu turun drastis.

dulu dengan jualan nasi melayani wisma disamping rumah.sehari hari 25 kg,setelah ditutup 2 kg sehari saja tidak habis ,tapi saya bertekat untuk terus maju demi masa depan anak saya ucap yayuk sambil mengusap air matanya.

bahkan ia berpesan kepada anaknya yang kini kuliah di institut Teknologi 10 november surabaya ITS agar terus bersekolah.alhambulilah dengan banyaknya order keripik SAMI JALI saya bisa kuliahkan anak.apalagi sekarang sampai kewalahan menerima pesanan yang tiap hari terus meningkat.

Bagaimana Pendapat Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*