Home / NASIONAL / Apakah Benar, SBY Aktor Politik Di Balik Demo 04 November 2016 ??

Apakah Benar, SBY Aktor Politik Di Balik Demo 04 November 2016 ??

susilo-bambang-yudhoyono

LajuBerita – Demo 4 November merupakan aksi unjuk rasa berkaitan dengan keinginan rakyat supaya Ahok diproses hukum. Namun, aksi unjuk rasa ini, yang awalnya damai, berujung rusuh. Awalnya, demo ini berlangsung biasa saja, namun memang ada pembakaran mobil polisi dan penjarahan, itu saja yang membuat kondisi seolah-olah 98 mau diulang kembali. Diduga, kerusuhan ini ditunggangi oleh aktor-aktor politik, salah satunya Susilo Bambang Yodhoyono (SBY). Hal ini dikarenakan 2 hari sebelum peristiwa itu SBY menggelar konferensi pers di Cikeas menanggapi aksi demo.

Gerakan ini diawali dengan konferensi pers politik oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas pada tanggal 2 November 2016. Substansi konferensi pers memperlihatkan kepanikan dan kemarahan SBY terhadap Ahok dan pemerintahan Jokowi. Apalagi, konferensi pers Cikeas pada tanggal 2 November jelas bukan sebuah upaya koreksi terhadap pemerintahan tetapi sebuah gerakan kekuasaan untuk kepentingan Pilkada DKI Jakarta.

Mengingat putra SBY, Agus Yudhoyono, juga ikut bertarung. Selain itu, terdapat ungkapan SBY yang memprovokasi.SBY mengancam “kalau negara kita tidak mau terbakar oleh amarah penuntut keadilan, maka Pak Ahok harus diproses hukum. Jangan sampai beliau kebal hukum sebab ini bagian dari demokrasi, kita negara demokrasi.” SBY mengancam negara sekaligus menuduh bahwa Ahok kebal hukum. Dalam keterangan persnya, SBY jelas mempersoalkan proses hukum Ahok, sama persis seperti FPI. SBY menutup mata dengan kenyataan saat itu bahwa proses hukum sudah berjalan.

Apakah ini hanya kebetulan? Pasca demo 4 November, Demokrat menjadi satu-satunya partai yang tersinggung dengan pernyataan Presiden Jokowi terkait adanya aktor politik yang terlibat dalam kerusuhan demo 4 November.Kejadian sebelum dan setelah demo 4 November semakin menguatkan bahwa SBY memang aktor dibalik semuanya. Kemungkinan tujuannya bisa bermacam-macam, mulai dari mengantarkan anaknya menjadi Gubernur dan Presiden, sampai kemungkinan mendorong terjadinya kudeta agar kasus-kasus korupsi yang menimpa Ibas tidak diusut.

Yang paling menarik adalah, tidak ada satupun orang yang menuduh SBY adalah aktor atau donatur demo. Namun kemudian SBY memberi keterangan pers seolah-olah dokumen rahasia sudah tersebar dan semua rakyat tau. SBY dan keluaganya baper (bawa perasaan) seolah-olah sudah ada rakyat yang menuduhnya, padahal tidak ada. Sekarang banyak orang yang mengarahkan pandangan sinis kepada SBY akibat sikapnya tersebut. Dalam posisi yang seperti ini, akhirnya ada orang yang secara terang-terangan mengatakan bahwa SBY adalah aktor politik demo 4 November.

Dia adalah Boni Hargens, pengamat politik dan intelijen. Normalnya, jika dituduh pasti seseorang akan mempermasalahkan karena nama baiknya akan tercemar. Namun, jika SBY tidak mempermasalahkan hal ini, dapat dipastikan bahwa memang benar bahwa SBY merupakan aktor politik dibalik demo 4 November lalu. Jika SBY tidak melaporkan Boni, Demokrat dan Agus yang saat ini merupakan calon gubernur akan sangat diuntungkan. SBY akan memposisikan dirinya sebagai yang disalahkan dan difitnah. SBY akan terus-menerus dituduh sebagai aktor politik.

Lalu saat opini publik sudah terbentuk seperti itu, saat itulah SBY bisa memainkan kartu trufnya. Memposisikan diri sebagai orang yang terdzolimi dan difitnah. Jika SBY berhasil mempengaruhi rakyat dengan keterangan pers prihatinnya, maka Agus akan memiliki peluang lebih besar untuk menang di Pilgub DKI. Memang beginilah politik. Maksud dan tujuannya tidak bisa dinyatakan secara terang-terangan. SBY tidak mungkin secara langsung berkata ‘dukung anak saya menjadi gubernur’, namun dengan cara menggunakan cara-cara yang halus seperti ini.

Bagaimana Pendapat Anda

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

sinarmas
x

Check Also

juju

siapa ??? juara la liga 2017

sonybola-Persaingan Real Madrid dan Barcelona di La Liga 2016-17 mencapai klimaksnya akhir ...